Situs Agen Judi Online Terpercaya

Minggu, 13 November 2016

Demonstrasi Menentang Trump Terus Berlanjut di AS

Ribuan orang menggelar protes di tiga kota.


Viva.co.id - Meski Donald Trump akhirnya terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat ke-45, namun tidak semua warga setuju dengan hasil tersebut.

Gelombang protes mulai bermunculan, setelah pengusaha itu berhasil mengalahkan pesaingnya dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, saat pemungutan suara beberapa hari lalu.

Bahkan, Sabtu 12 November waktu setempat atau Minggu waktu Indonesia, ribuan orang di tiga kota yang ada di negara tersebut kembali menggelar aksi protes. Mereka meminta agar Trump tidak dilantik jadi presiden.

Para demonstran menggelar aksi dengan berjalan kaki sembari membawa spanduk bertulisan “He’s not my President” dan “Dump Trump”.

DIlansir dari Reuters, Minggu 13 November 2016, aksi protes itu digelar di Kota New York, Los Angeles dan Chicago. Awalnya, panitia mendapatkan dukungan dari ratusan ribu orang, namun ternyata tidak semuanya berani turun ke jalan untuk menyatakan sikap.

Salah satu penyebab turunnya jumlah partisipan demonstrasi adalah adanya aksi penembakan terhadap seorang demonstran. Penembakan itu terjadi beberapa jam sebelum aksi digelar. Korban saat itu sedang jalan kaki bersama beberapa orang menuju lokasi demo.

Baca juga Buronan Kasus Dugaan Korupsi Asal Malaysia Dibekuk di Medan

Tidak diketahui siapa yang melepaskan tembakan, namun dikabarkan korban telah ditangani tim dokter dan kondisinya saat ini berangsur-angsur pulih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar